5 Syarat Sah Sholat yang Wajib Kalian Ketahui

Syarat Sahnya Shalat
Syarat Sah Shalat

Syarat Sah Shalat

Indahislam.com - Perlu kita ketahui bersama bahwasannya Allah Swt menciptakan jin dan manusia adalah untuk menyembah-nya. Seperti yang di firmankan dalma surat  Adz Dzariyat: 56 yang berbunyi: 
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya: Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. (QS. Adz Dzariyat: 56).

Salah satu cara untuk menyembah Allah Swt adalah melaksanakan shalat, akan tetapi sebelum kalian melaksanakannya kalian terlebih dahulu harus mengetaui syarat sah shalat supaya ibadah kita dapat diterima oleh Allah Swt.

Bagi kalian yang ingin mengetahui pengertian dan syarat syarat sahnya shalat kalian bisa membacanya dibawah ini.

Pengertian Syarat Sah Shalat

Syarat sah shalat adalah persyaratan atau ketentuan yang wajib ada dan harus dilaksanakan oleh umat islam sebelum menjalankan ibadah shalat fardhu maupun sunnah. Oleh karena itu, bagi seseorang yang meninggalkan syarat sahnya sholat maka shalatnya tidak sah.

Adapun syarat-syarat sahnya sholat sebagai berikut.

Syarat Sah Shalat yang Harus Diketahui

Didalam sebuah kitab taqrib karangan Imam Abu Suja' disebutkan bahwasanya syarat sah shalat ada 5 macam, yaitu:

فصل - وشرائط الصلاة قبل الدخول فيها خمسة أشياء طهارة الأعضاء من الحدث والنجس وسترالعورة بلباس طاهر والوقوف على مكان طاهر والعلم بدخول الوقت واستقبال القبلة 

“Adapun syarat sah shalat sebelum masuk ke dalam shalat ada lima macam: 1. sucinya badan dari hadats dan najis, 2. menutup aurat dengan pakaian yang suci, 3. berada di tempat yang suci, 4. tahu pasti akan masuknya waktu shalat, dan 5. menghadap kiblat.”

1. Sucinya badan dari hadats dan najis

Hadas terbagi menjadi 2 macam yaitu hadats kecil dan besar, Adapun untuk hadas kecil adalah segala sesuatu yang mewajibkan kita untuk wudhu, seperti kentut. Sedangkan hadas besar adalah segala sesuatu yang mewajibkan kita untuk mandi, contohnya karena mimpi basah.

Adapun najis terbagi menjadi 3 macam yaitu:

1.Najis Mukhaffafah.

Najis Mukhaffafah adalah najis yang termasuk dalam kategori ringan. contohnya air kencing bayi laki-laki yang belum berumur 2 tahun dan belum pernah makan atau minum selain Asi.

Untuk cara mensucikannya yaitu dengan cara memercikkan air sekali saja pada bagian yang terkena najis.

2.Najis Mutawassithah.

Najis Mutawassithah adalah najis yang termasuk dalam kategori najis sedang, contohnya Air kencing,kotoran manusia atau hewan, bangkai (selain manusia, ikan dan belalang).

Adapun cara untuk mensucikannya yaitu dengan membersihkan dan menyiramnya dengan air yang suci sampai hilang bau, rasa dan warnanya.

3. Najis Mughallazhah.

Najis Mughallazhah adalah jenis najis yang termasuk dalam kategori berat, contohnya air liur anjing atau babi.

Untuk cara mensucikannya yaitu dengan membasuhnya sebanyak 7x basuhahan salah satunya mengunakan debu.

2. Menutup aurat dengan Pakaian yang suci

Syarat yang ke dua adalah menutup aurat, kalian harus memastikan bahwa pakaian yang akan digunakan tidak terbuka pada saat shalat, seperti mengunakan pakaian yang kekecilan. Nabi Muhammad Saw selalu memperhatikan penampilan pakaian umatnya ketika akan memasuki masjid. Allah Swt sudah berfirman dalam Surah Al-A'raf ayat 31 yang berbunyi:

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

Arab-Latin: Yā banī ādama khużụ zīnatakum 'inda kulli masjidiw wa kulụ wasyrabụ wa lā tusrifụ, innahụ lā yuḥibbul-musrifīn

Artinya: "Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan".

Pada ayat diatas dijelaskan bahwasannya Allah Swt memerintahkan kita semua untuk tidak sekedar menutup aurat, melaikan juga memerintahkan kita untuk berpenampilan yang baik ketika akan memasuki masjid (menjalankan shalat). Oleh karena itu, sudah semestinya kita harus berpenampilan yang yang indah, bersih dan rapi ketika akan menjalankan shalat.
 

3. Berada di tempat yang suci

Saat melaksanakan ibadah shalat harus berada di tempat yang suci, artinya terhindar dari berbagai najis yang bersifat ainiyah  atau dapat terlihat bentuknya, rasanya dan tercium baunya.

4. Tahu pasti akan masuknya waktu shalat

Seperti yang kalian ketahui shalat fardhu terbagi menjadi 5 bagian yang sudah ditentukan waktunya yaitu: subuh, dzuhur, ashar, maghrib dan isya. Oleh karena itu kalian harus mengerjakan shalat sesuai dengan watunya jangan sampai kalian melaksanakkan shalat subuh di waktu shalat ashar.

5. Menghadap kiblat.

Di dalam sebuah kitab Manhajus Salikin, karangan Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di juga disebutkan bahwasannya menghadap kiblat menjadi salah satu syarat sahnya sholat. Allah juga berfirman dalam al-Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 150 yang berbunyi:

... وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَام

Arab-Latin: Wa min ḥaiṡu kharajta fa walli waj-haka syaṭral-masjidil-ḥarām, ..

Artinya: "Dan dari mana saja kamu (keluar), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram..."

Dari ayat diperintahkan oleh Allah swt untuk memalingkan wajah ke arah Masjidil Haram (Kiblat). Memalingkan wajah artinya Menghadap.


Baca Juga: 


Terimakasih semoga artikel tentang syarat sah shalat ini dapat bermanfaat bagi kita semua, jika ada kesalahan penulisan dan lainnya kami mohon maaf sebesar-besarnya.


Belum ada Komentar untuk "5 Syarat Sah Sholat yang Wajib Kalian Ketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel