Tata Cara Sholat Hajat Lengkap dengan Niat, Manfaat dan Doanya yang Mustajab

Tata Cara Sholat Hajat Lengkap dengan Niat, Manfaat dan Doanya yang Mustajab
Tata Cara Sholat Hajat

Sholat Hajat

Sholat Hajat adalah salah satu dari banyak sholat sunnah yang memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan. Sholat sunnah ini sangat dianjurkan dikerjakan bagi siapa saja yang sedang memiliki hajat atau keinginan yang ingin dicapai.

Sebab salah satu manfaat sholat hajat yang paling besar adalah untuk memenuhi hajat atau keinginan. Bagi kalian semua yang ingin mengetahui mengenai tata cara, tujuan, niat, do'a, manfaat dan keutamaan sholat hajat kalian bisa membacanya dibawah ini.

Pengertian Sholat Hajat

Menurut bahasa kata Hajat berasal dari bahasa arab yang memiliki arti kebutuhan, sedagkan secara umum sholat hajat atau juga disebut dengan sholat sunah hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan oleh seorang muslim yang sedang atau memiliki hajat (keinginan) tertentu agar segera dikabulkan oleh Allah SWT. 

Tujuan Sholat Hajat

Tujuan sholat hajat adalah untuk memohon agar dikabulkannya sebuah hajat atau keinginan seorang muslim yang mau memohon dan berdoa kepada Allah Swt.

Jumlah Rakaat Sholat Hajat

Diluar sanan mungkin banyak sekali orang yang bertanya mengenai berapa rakaat sholat hajat? 

Sholat hajat adalah sholat sunnah yang cara melaksanakkannya sama dengan sholat sunnah pada umumnya.

Adapun jumlah rakkat sholat hajat yang paling sedikit adalah dua rakaat dan yang paling banyak dalam mengerjakan sholat hajat adalah sebanyak 12 rakaat. Bagi yang ingin mengerjakan lebih dari dua raakat maka pada setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.

Niat Sholat Hajat

Niat adalah salah satu sesuatu yang wajib dikerjakan sebelum melakukan ibadah seperti hadis Rasulullah yang berbunyi “اِنَّمَا الْاَعْمَالُ بِالنِّيَةِ…” yang memiliki arti amal itu tergantung pada niatnya.

Oleh sebab itu, apabila seseorang mengerjakan sholat hajat tanpa disertai niat maka sholatnya tidak sah. Niat adalah segala sesuatu yang di lafazkan didalah hati dan disunnahkan di ucapkan dalam lisan. Adapaun niat sholat hajat sebagai berikut

Bacaan Niat Sholat Hajat

Bacaan Niat Sholat Hajat
Niat Sholat Hajat


Adapun untuk niat sholat hajat 2 rakaat sebagai berikut:

Bacaan Niat Sholat Hajat Arab 


اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan Niat Sholat Hajat Latin 

“Usholli sunnatal-haajati rok’atayni lillahi ta’aala”.

Arti Niat Sholat Hajat

“Saya niat sholat sunnah hajat dua roka’at karena Allah Ta’aala”

Niat Sholat Hajat 4 Rakaat

Bagi kalian yang ingin melaksanakan sholat hajat 4 rakaat kalian mengerjakannya dengan dua rakaat salam seperti yang sebelumnya sudah kami paparkan. oleh karena itu untuk niat sholat hajat 4 rakaat sama seperti niat sholat hajat diatas karena dilakukan dengan dua rakaat salam.

Kapan Waktu Sholat Hajat?

Adapun waktu untuk sholat hajat boleh dikerjakan di setiap waktu kecuali waktu yang tidak diberbolehkan untuk melaksanakan sholat seperti waktu setelah subuh sampai matahari naik setinggi tombak atau sampai matahari terbit selama seperempat atau sepertiga jam.

Waktu Sholat Hajat Yang Mustajab

Waktu sholat hajat yang mustajab atau juga bisa disebut dengan waktu yang tepat untuk sholat hajat adalah sepertiga malam terakhir karena karena diwaktu tersebut adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa, seperti sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:


يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

”Rabb (Allah SWT) kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ’Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 1808)

Pertanyaan yang Sering Mengenai Waktu Sholat Hajat

Apakah Boleh Sholat Hajat Di Siang Hari?

Boleh, karena waktu dalam pelaksanaan sholat hajat tak terbatas oleh waktu, boleh dikerjakan setiap waku.

Apakah Kalau Mau Sholat Hajat Harus Tidur Dulu?

Bagi kalian yang ingin melaksanakan sholat hajat di sepertiga malam terakhir tidak harus tidur dulu, karena sholat hajat berbeda dengan sholat tahajut.

Tata Cara Sholat Hajat

Adapun cara melaksanakan sholat hajat sama seperti sholat sunnah pada umumnya yaitu harus memenuhi syarat wajib sholat terlebih dahaulu, seperti sholat dhuha dan sholat tahajud.

Syarat wajib yang harus dikerjakan sebelum sholat adalah suci dari hadas kecil maupun besar, suci badan, pakaian dan tempat sholat, menutup aurat, dan menghadap kibalat. 

Bacaan sholat hajat sama seperti yang dibaca ketika melaksanakan sholat wajib atau sunnah. Dibawah ini adalah cara sholat hajat yang benar sesuai sunnah Rasulullah SAW.

Tata Cara Sholat Hajat pada Rakaat Pertama:

  1. Niat
  2. Takbirotul ihram, kemudian membaca doa iftitah
  3. Membaca surat Al-Fatihah
  4. Membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an
  5. Ruku dengan tuma’ninah
  6. I’tidal (bangun dari ruku) dengan tuma’ninah
  7. Sujud dengan tuma’ninah
  8. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah
  9. Sujud kedua dengan tuma’ninah

Tata Cara Sholat Hajat pada Rakaat Kedua:

  1. Berdiri untuk raka’at kedua
  2. Membaca surat Al-Fatihah
  3. Membaca salah satu Surat dalam Al-Qur'an
  4. Ruku’ dengan tuma’ninah
  5. I’tidal (bangun dari ruku) dengan tuma’ninah
  6. Sujud dengan tuma’ninah
  7. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah
  8. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  9. Duduk tasyahud akhir dengan tuma’ninah
  10. Mengucapkan salam
Nah, diatas adalah tata cara sholat hajat yang wajib diketahui sebelum melaksanakan sholat sunnah ini dan harus dikerjakan sejara tertib atau urut. Karena mengetahui ilmunya lebih wajib kemudian baru melaksanakannya.

Dzikir Setelah Sholat Hajat

Adapun bacaan dzikir sholat hajat sesuai dengan yang diajarkan didalam kitab fiqih adalah sebagai berikut:

1. Membaca istighfar 3 kali:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣

2. Memuji Allah dengan kalimat:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

Ini berdasarkan hadits yang riwayatkan oleh Imam Muslim. Dalam riwayat lain sebagaimana dikutip dalam kitab Bidâyatul Hidâyah:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام 

3. Kemudian membaca:

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Ada di dalam riwayat Imam Muslim dan Imam Muslim (muttafaqun ‘alaih). 
Didalam Kitab Bidâyatul Hidâyah disebutkan:

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

4. Berdoa agar diberi kemampuan untuk bersyukur, mengingat (dzikir), dan beribadah secara baik kepada Allah:

اَللَّـهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
(HR Abu Dawud)

5. Kemudian membaca:

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.


6. Memohon perlindungan Allah dari ganasnya neraka:

اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ

7. Membaca Ayat Kursi:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ. 

8. Membaca Surat al-Baqarah ayat 285-286

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ، كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ، وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا، لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ. 

9. Disambung dengan penggalan dari Surat Ali Imran: 

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ، إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ، قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ، بِيَدِكَ الْخَيْرُ، إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

10. Membaca Surat al-Ikhlas, Surat al-Falaq, Surat an-Nas, lalu Surat al-Fatihah

11. Membaca tasbih, hamdala, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali:

سُبْحَانَ اللهِ ×٣٣ 
اَلْحَمْدُلِلهِ ×٣٣
اَللهُ اَكْبَرْ ×٣٣

12. Kemudian dilanjutkan dengan membaca:

اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُيُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّابِا للهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ. أَفْضَلُ ذِكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ 
13. Kemudian membaca Sholawat
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

13. Kemudian ditutup dengan doa sesuai dengan harapan masing-masing.

Doa Sholat Hajat

Doa Sholat Hajat

Bagi kalian yang sudah selesai melaksanakan sholat hajat dan membaca dzikir alangkah baiknya kalian juga membaca doa sholat hajat agar lebih lengkap dan menyampaikan keinginannya dalam doa tersebut.

Harus kalian ketahui pada saat berdoa kalian harus merasa menjadi hamba yang lemah dan jangan merasa sombong di hadapan Allah dan disertai dengan kekhusukan supaya cepat dikabulkan dan jangan putus asa. Berikut ini adalah urutan doa sholat hajat.

1. Membaca Istighfar

Dalam sebuah kitab Tajul jamil-lil-ushul dianjurkan membaca istighfar sebanyak 100 kali, yaitu :

اَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيمِ

“Astaghfirullahal-‘adzhiim”
Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Besar”

Atau membaca istighfar yang lebih lengkap dibawah ini:

اَسْتَغْفِرُاللهَ رَبِّي مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَاَتُوبُ اِلَيْهِ

“Astaghfirullaha Robbii min kulli dzanbin wa atuubu ilayhi” 
Artinya : “Aku Memohon ampunan kepada Allah Tuhanku, dari dosa-dosa dan aku bertaubat kepada-Mu”

2. Membaca Sholawat Nabi

Setelah selesai membaca istighfar kemudian dilanjutkan dengan membaca sholawat nabi sebanyak 100 kali, adapun bacaannya dibawah ini:

اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةَ الرِّضَا وَارْضَ عَنْ اَصْحَابِ الرِّضَاالرِّضَا

“Allahumma sholli ‘alaa muhammadin sholaatar-ridhoo wardho ‘an ashaabir-ridhor-ridhoo”

Artinya : “Yaa Allah, beri karunia kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, kesejahteraan yang diridhoi dan ridhoilah dari pada sahabat sahabat sekalian”

3. Membaca Doa Sholat Hajat

Setelah selesai membaca sholawat nabi kemudian dilanjutkan dengan membaca doa sholat hajat.
Adapun bacaan doa sholat hajat sebagai berikut:

Bacaan Doa Sholat hajat

Bacaan Doa Sholat Hajat Arab

لَاِلَهَ اِلَّااللهُ الْحَكِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّوَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ اِثْمٍ لَا تَدَعْ لِى ذَنْبًا اِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا اِلَّافَرَّجْتَهُ وَلَاحَاجَةً اِلَّا هِيَ لَكَ رِضًااِلَّاقَضَيْتَهَا يَااَرْحَمَ الرَّحِمِينَ

Bacaan Doa Sholat Hajat Latin

“Laa ilaaha illallahul hakiimul kariimu subhaanallahi rabbil ‘arsyil ‘adzhiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin asaluka muujibaati rahmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata min kulli birrin was-salaamata min kulli itsmin laa tada’ lii dzanban illa ghafartahu wa laa hamman illaa farrajtahu wa laa haajatan illaa hiya laka ridhon illaa qadhaytahaa yaa arhamar raahimiin”.

Arti Bacaan Doa Sholat Hajat

“Tiada ada Tuhan selain Allah yang Maha Penyantun dan Pemurah. Maha Suci Allah Tuhan pemelihara arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. KepadaMu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu, dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa dari pada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaanMu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang paling Pengasih dan Penyayang” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Abu Aufa).

Doa Setelah Sholat Hajat Yang Mustajab

Doa Setelah Sholat Hajat Mustajab

اللهم انى اسألك واتوجه اليك بمحمد نبي الرحمة يا محمد انى قد توجهت بك الى ربى فى حاجتى هذه لتقضى. اللهم فشفعه في 

"Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya."

Artinya: Ya allah Sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad saw) memberikan syafaatnya kepadaku. 

Manfaat Sholat Hajat

Banyak sekali manfaat sholat hajat yang bisa kalian rasakan dalam kehidupan didunia maupun diakhirat kelak diantaranya adalah:

1. Dimudahkan Terkabulnya Doa

Sholat sunnah hajat adalah salah satu sholat sunnah yang dikhususkan untuk meminta agar dimudahkan dan dikabulkanya hajat atau keinginan oleh Allah SWT. Setiap orang muslim yang memiliki hajat dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah ini.

Dalam sebuah riwayat dizaman Rasulullah ada seorang yang tidak sempurna dalam penglihatannya kemudian orang tersebut menemui Rasulullah SAW untuk meminta doa agar dapat diberikan kesembuhan, Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan kepada orang tersebut untuk medirikan sholat sunnah hajat dan kemudian berdoa dibawah ini:

اللهم انى اسألك واتوجه اليك بمحمد نبي الرحمة يا محمد انى قد توجهت بك الى ربى فى حاجتى هذه لتقضى. اللهم فشفعه في

"Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya".

Artinya:
Ya allah Sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad saw) memberikan syafaatnya kepadaku. (HR. Utsman bin Hunaif)

2. Dicintai Oleh Allah SWT

Seseorang yang mengerjakan sholat hajat akan dicintai oleh Allah SWT, sebagaimana yang telah disebutkan didalam Hadis Qudsi.Telah disebutkan apabila seorang hamba Allah yang melakukan ibadah sunnah, Allah akan memberikan cintanya kepada hambanya.

"Barang siapa memusuhi wali-Ku, sungguh Aku mengumumkan orang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunah hingga Aku mencintainya." (HR Bukhari)

3. Diampuni Dosanya dan ditinggikan derajatnya

Hal ini dijelaskan didalam hadis Rasululah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang artinya:

"Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak sholat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu." (HR Muslim)

4. Dihindarkan dari Kesusahan dan Marabahaya

Seseorang yang sedang mengalami kesusahan dalam kehidupanya dianjurkan untuk melaksanakan sholat hajat dan berdoa meminta pertolongan kepada Allah SWT. Karena Allah akan memberikan pertolongan kepada hambanya yang mau berdoa.

Imam Nawawi Banten menyebutkan dalam riwayat dari Wahib bin Al-Warad, menyampaikan bahwa seseorang muslim apabila sedang mengalami kesempitan atau kesulitan hendaknya melakukan shalat sunnah sebanyak 12 rakaat.

Orang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukan shalat sebagai berikut.
(Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103)

Keutamaan Shalat Hajat

Keutamaan shalat hajat yang bisa kita dapatkan sangat banyak sekali teman-teman diantaranya adalah:
  1. Dikabulkannya hajat atau keinginan kita oleh Allah SWT.
  2. Mendapatkan pahala yang sangat banyak.
  3. Mendapatkan ketenagan dalam hidup
  4. Memiliki rasa tawakal yang tambah kuat
Terimakasih semoga tulisan tentang tata cara sholat hajat ini bisa bermanfaat bagi semua orang, jika ada salah penulisan kami mohon maaf.




Belum ada Komentar untuk "Tata Cara Sholat Hajat Lengkap dengan Niat, Manfaat dan Doanya yang Mustajab"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel