? Sejarah Nabi Muhammad SAW | Indah Islam
9:43 pm - Thursday September 18, 2014

Sejarah Nabi Muhammad SAW

Thursday, 14 June 2012, 3:49 | Agama Islam | 0 Comment | 2144 Views
by Indah Fatmawati

“Ibunya bernama Aminah. Ayahnya bernama Abdullah.. Dilahirkan di mekkah  Mukarramah!!”

Malam-malam Indah teringat sama perkataan yang suka diucapkan oleh teman SD Indah yang satu ini. Ia suka mengucapkan ini saat jam snack time, luch time, dan jika sedang tidak ada kerjaan. Memang itu perkataan yang diambil dari lirik lagunya Raihan. Tapi entah mengapa, mungkin ia suka dengan lagunya. Temanku ini suka menyanyikannya.

Tapi yang buat Indah bingung adalah “Kenapa hanya bagian itu yang diulang!”. Tapi asalkan kalian tahu, perkataannya yang suka diulang sejak semester 2 kelas 5 sampai Indah lulus kelas 6 SD. Ternyata tanpa disadari, karena dia Indah bisa terpikir untuk menuliskan postingan ini.

Ya, siapa lagi? Bapaknya bernama Abdullah dan ibunya bernama Aminah? Memang, bukan orang tua Indah. Tapi itu ayah dan ibunya Nabi Muhammad SAW. Sekarang Indah akan menceritakan tentang sejarahnya Nabi Muhammad! :D

Nabi Muhammad lahir di kota Mekkah Al-Mukarramah pada hari Senin Rabiul Awal Pada Tahun Gajah. Yang bertepatan pada tanggal 20 April 571 M. Ayahnya yang bernama Abduallah ibnu Muthalib meninggal 6 bulan sebelum Nabi Muhammad lahir. Nabi adalah keturunan orang Qushai pahlawan suku Quraisy. Setelah Nabi berusia 6 tahun, ibunya mengajak Nabi pergi ke Madinah untuk diperkenalkan kepada saudara-saudara kakeknya dari pihak Najjar serta berziarah makam Ayahnya Abduallah.

Setelah berkunjung dan pulang kembali ke Mekkah, dalam perjalanan mereka melewati desa Abwa’ (36 km sebelah selatan Madinah). Ibunya Aminah jatuh sakit sehingga wafat dan dimakamkan di desa Abwa’. Akhirnya, Nabi dibawa pulang ke Mekkah oleh Ummu Aiman (hamba sahaya ayahnya)

Setelah ayah dan ibunya Nabi Muhammad meninggal, beliau diasuh oleh kekeknya Abdul Muthalib. Kekenya mengasuh nabi dengan kasih sayang sehingga Nabi merasa bahagia. Tapi ketika kakeknya berusia 80 tahun beliau meninggal. Saat itu Nabi sedang berusia 8 tahun. Setelah itu Nabi diasuh oleh pamannya, Abu Thalib.

Setelah Nabi berusia 12 tahun. Ia mengukuti pamannya berdagang ke Negeri Syam. Ketika sampai di Busha, Abu Thalib berpaspasan dengan seorang pendeta Nasrani yang bernama Buhaira. Pendeta itu melihat tanda-tanda kenabian  pada diri Muhammad. Sehingga Abu Thalib dinasehati agar segera membawa keponakannya pulang.

Menjelang 25 tahun Nabi menjadi lebih dewasa dan berusaha sendiri memperniagakan harta Khadijah. Pada waktu Nabi berdagang ke Syam, beliau ditemani oleh pembantu Khadijah. Nabi menjual dagangan dengan jujur dan penuh dengan kesopnana dan kesantunan. sehingga dapat berjual dan laku dengan cepat. Melihat semua itu pembatunya menceritakan kepada Khadijah . Karenanya timbullah rasa ketertarikkan Khadijah kepada Nabi Muhammad. Selang tak beberapa lama. Nabi pun menikah dengan Khadijh yang berumur 40 tahun.

Selanjutnya? Hmm, samapai di sini dulu ya ceritanya! :) Semoga bermanfaat! ^_^

Salam Ukhuwah
Indah Fatmawati

 

 

About the author

Indah Fatmawati Hanya seorang anak kecil yang dilahirkan ke dunia untuk ditugaskan beribadah kepada-Nya dan mencari keridhaan-Nya. Agar dapat kembali pulang ke kampung halaman. Dan aku berharap, dengan adanya website ini orang-orang bisa semakin menganal islam lebih dalam. Dan memberikan citra islam yang baik. Bahwa kami ini bersatu dan satu. Merubah pandangan orang-orang bahwa sebenarnya ini agama Allah azza wa jala yang risalahnya datang dari tujuh lapis langit.

Tagged with: , ,

Leave a reply

Like This Yo!

Links:louboutin pas cherlouboutin soldesLouboutin Pas CherLouboutin FemmeLongchamp Pas Chercanada goose pas cherGiuseppe Zanotti Hommelouboutin homme