“17 Agustus tahun 45 itulah hari kemerdekaan kita, hari merdeka nusa dan bangsa hari lahirnya bangsa Indonesia, MERDEKA. Sekali MERDEKA tetap MERDEKA!!”
Dalam rangka hari kemerdekaan ini, yuk mari.. Jangan hanya menyanyikan lagunya saja.. Jangan hanya menyatakan ini hari lahirnya Indonesia. Jangan hanya menyatakan bahwa Indonesia sudah MERDEKA!! Karena sesungguhnya.. Negara Indonesia belum merdeka.
Percaya atau tidak, sesungguhnya.. Negara ini adalah negara yang banyak hutangnya. Terparahnya lagi, adalah hutang terhadap negara Amerika. Setiap presiden pun pasti ada kesinambungannya antara negara Amerika. Selama ini Indonesia dinatu oleh Amerika, tapi juga bisa sewaktu-waktu menjadi tawanannya negara Amerika.
Percaya atau tidak percaya.. Setiap satu jiwa dari penduduk Indonesia, dihargai atau lebih tepatnya mempunyai utang kepada Amerika sebesar 7 Juta. Coba bayangkan berapa rupiah atau dollar jika semua penduduk Indonesia dihargai 7 Juta/orangnya? Kita mungkin saja sewaktu-waktu diancam atau menjadi budak-budak orangnya Amerika.
Jadi.. Apakah benar Indonesia MERDEKA? Merdeka dari hutang negara lain itu.. bisa dikatakn belum!
Ingat sama peristiwa mogoknya berkerja dan memproduksi tahu dan tempe oleh produsen tahu dan tempe? Itulah bentuk dari aksi mereka. Karena, sekarang.. Pemerintah mengizinkan masuknya kedelan import. Yang jika dijual menjadi lebih murah dan lebih awet. Lho, jadi negara ini lebih menyenangi produk importnya? Seharusnya negara ini bangga kepada negaranya jika hasil produknya bisa export bukan kerjanya import aja terus. Terus mau di ke manakan produsen Indonesia?
Tapi kabar terbaiknya, datang dari petani kebun teh. SubhanaAllah, ternyata teh bisa negara Indonesia export ke negara lainnya. Dan jumlahnya banyak sekali. Dan juga dengan kualitas yang nomor satu dan terbaik.
Tapi, masyaAllah… Negaranya saja, Indonesia.. teh-teh yang dijual di Indonesia ternyata, teh yang kualitasnya rendah. Ibaratnya kita hanya mendapatkan ampas-ampas dari teh itu. Bukan ibarat lagi.. Tapi, ini memang benar. Seperti teh-teh yang celupan yang dibungkus dengan kertas jenis tertentu itu. Itu kualitas yang rendah.
Jadi, negara Indonesia itu dikasihnya kualitas yang rendah. Tapi kualitas yang tingginya, di export ke negara luar…!
Rokok, orang Indonesia banyak banget yang merokok. Padahal, sekolah 9 tahun sudah gratis. Apakah, pendudukannya belum bisa membaca? Masa mereka tidak membaca bungkus rokoknya?
Jangan buat mereka kaya.. Tapi kitanya mati!!
Lahan-lahan di Indonesia sekarang, lebih banyak dikuasai oleh banyak orang luar… Dibandingkan Indonesianya.
Pemerintah pun juga hanya mengucapkan turut perihatin..
Inikah negara kita MERDEKA?? Aku pun tak akan habis capeknya.. untuk bertanya-tanya. Apakah negara kita merdeka??
Tapi, bagaimanapun.. Ini negaraku! Aku akui ini. Di sisi lain, aku.. bangga jadi anak Indonesia!
Salam kemerdekaan, 17 Agustus
Indah Fatmawati
Tagged with: 17 agustus, 17 agustus tahun 45, bulan agustus, indonesia, kemerdekaan indonesia







