? Pentingnya Pendidikan Islam | Indah Islam
10:23 am - Thursday October 2, 2014

Pentingnya Pendidikan Islam untuk Anak

Tuesday, 22 May 2012, 14:04 | Pendidikan Islam | 0 Comment | 1083 Views
by Indah Fatmawati

Indah menjadi merasa aneh sendiri melihat postingan yang Indah buat ini. Hanya bergumam sedikit, “Indah kan masih anak-anak, mengapa? Mangapa menulis postingan ini yang lazimnya dibuat oleh orang tua. Dan Indah pun bukan orang tua. Melainkan anaknya”. Enggak biasanya anak seumuran Indah nulis ini. Tapi karena ini luar biasa Indah akan menuslikannya. :)

Mungkin, ini hanya sebatas pengalaman Indah dan pengalaman Indah membaca buku tentang mentoring. Indah akan memperlihatkan (*flashback kehidupan sewaktu Indah masuk sekolah) Dulu, waktu Indah lulus dari TK. Ibu Indah mengajak Indah untuk mencari sekolah. Awalnya, Indah tak mengerti apa-apa. Indah hanya ikut saja. Awalnya malah Indah kira akan jalan-jalan. Tapi saat melihat dan mendengar percakapan. Indah mereasakan aneh. Tidak biasanya Ibu Indah berbicara dengan seriusnya.

Saat pulang, Indah hanya diam tak bergeming. Diam saja. Sampai pulang ke rumah.

“Indah nanti sekolah SD-nya di sana tadi ya?”, kata ibuku.

Saat dengar itu, Indah hanya sedikit merengek mendengarnya. Dan tak suka. Dalam hati, hanya bergumam “Aku enggak mau!!”.
“Mah, Indah enggak mau sekolah disitu. Enggak suka Indah”, Indah mengeluh sama ibu. Tapi akhirnya Indah masuk ke sana. Habisnya mau gimana lagi? Toh, sudah didaftarkan.

Awal Indah masuk memang sedikit telat. Indah ingat dulu, waktu pertama Indah masuk. Menggunakan tas berwarna pink dan biru dengan tulisan “Happy House”. Saat itu loker Indah di tengah. “Indah.. Ini jadi kelasmu sekarang”, Gumam salah satu guru perempuan dengan kerudung panjang dan muka yang cantik sambil membuka pintu.

Saat dibukaIndah dihadapkan sama anak-anak perempuan yang berkerudung dan anak laki-laki menggunakan baju koko. Sedangkan, apa yang Indah kenakan? Hanya sebuah baju biasa dengan warna pink dan merah dan tidak mengenakan kerudung serta name tag gambar bebek warna orange bertulisan kata “Indah”. Dalam benak hati Indah hanya menggumam. “Sekolah apa ini? Seperti TK ku saat hari Jum’at. Padahal ini hari Senin”. Otomatis Indah jadi orang asing di sana.

Setelah itu, Indah disuruh duduk di karpet. Tiba-tiba,  ”Kamu namanya Indah ya?”, tanya seorang anak kecil yang imut, berkulit putih dan manis dengan mengukir senyum kepada Indah.

“Iya.”, Indah menjawab pertanyaannya. Ia adalah murid yang bertanya tentang namaku. Aku rasa ia orangnya ramah dan lucu. Dan faktanya, sekarang ia menjadi sahabatku sampai sekarang. Ya, walaupun kami dibatasi oleh waktu dan tempat. :)

Waktu awal masuk. Indah ibarat patung. Tapi karena guru yang mengajar Indah itu ramah Indah jadi senang. Tapi tetap saja Indah tetap diam. Setidaknya guru itu mampu menenangkan hati Indah sejenak. Tahu tidak? Ia mengajarkan lagu “di sini senang di sana senang” Tapi uniknya dengan bahasa Arab dengan nada yang menyenangkan dan mengasyikkan. Nama guru itu, Ust Obit. Sayangnya Indah hanya bertemu dengannya saat kelas 1 SD saja. Selanjutnya tidak. Karena ia mungkin ia sudah punya pekerjaan yang lebih baik. Tapi Indah ingat ciri khasnya. Ia punya jenggot sekitar 8 cm-an. Hehe

Setelahnya. Indah dihadapkan sama guru tahfizh. Awalnya gugup banget, waktu disuruh baca surat-surat pendek di juz Amma’. Tidak asing sih suratnya. Tapi Indah enggak begitu hafal banyak dan tidak pede. Indah ingat, soalnya dulu waktu TK hari Jum’at jarang masuk. Hehe. jadi begitu, Indah kurang hafal deh surat-suratnya. Waktu Indah di tes Indah dibilangin sama gurunya, “Indah, suaranya yang nyaring ya nak”, kata 2 orang guru tahfizh.

Indah hanya bisa mengangguk kepada mereka. Indah ingat guru tahfizh Indah yang pertama. Ya, 2 lelaki yang gagah dan hebat! SubhanaAllah, mereka adalah orang yang tangguh dan haus akan ilmu. Seorang hafizh yang tak pernah lelah ingatkan muridnya untuk terus menerus mengulang dan menambah hafalan. Ya, guru itu bernama Ust. Suadi dan Ust. Sobari. Ust. Suadi tidak mengajar Indah saat kelas di semester 2. Dan begitu terus sampai Indah kelas 6. Kalau Ust. Sobari beliau mengajar Indah dari kelas 1 sampai kelas 5. Tapi setelah itu ia pindah pada saat Indah lulus kelas 5. Entahlah seingat Indah ia sudah membuat buku.

Kalau Ust. Suaidi ini gurunya lucu banget. Ramah pula. Ia memang tak mengajarin Indah selama seperti Ust. Sobari, tapi ia yang mengajar Indah saat kelas 6 SD. Tak disangka, ia yang membina Indah dan teman-teman untuk melaksanakan  ujian Cairo saat Indah kelas 6 SD.

Ini seputar flash back yang dulu Indah alami. Awalnya Indah gak suka banget.  Indah merasakan kehidupan dan lingkungan yang berbeda. Ibarat ikan yang biasa hidup di air dan kemudian berevolusi hidup di darat! (Eh, ini lebay ya?) Hehe.
Indah ke lingkungan yang islami banget. Dibanding di rumah hanya seperti kehidupan biasa. Dibilang islami banget tidak, dan dibilang tidak islami juga tidak.

Indah merasakan enggak betah itu sampai 4 tahun/3 tahun. Ya, antara itulah. Soalnya Indah makin enggak kuat sama hafalan di sana. banyak buaangget! Enggak sanggup. Dan ketika ujian Indah hanya sekedar tidak maksimal dalam menghafal. Indah suka menggerutu, “Kalau belajar, enggak usah dipaksa gini. Kalau dipaksa gimana bisa bersunguh-sungguh?!”

Tapi jelang beberapa tahun dari itu. Indah mulai bisa beradaptasi. Yang tadinya telat terus, Yang tadinya asal pakai kerudung, Yang tadinya malu-malu maju ke depan, Yang tadinya enggak mau nurut sama guru, Yang tadinya enggak fokus sama guru, Yang tadinya enggak pakai kerudung ke mana-mana, Yang tadinya enggak tahu ilmu-ilmu qur’an, Yang tadinya enggak tahu riwayat sahabat nabi. Yang tadinya enggak tahu asal usul riwayat hadits, yang tadinya enggak mengerti bahasa Araba sama sekali, Yang tadinya suka bolong-bolong sholatnya, Yang enggak disiplin. Yang sangat nakal dan buandel! Tapi, finally, Indah seneng juga bisa sekolah di lingkungan yang islami.

Tahu gak sahabat? Kenapa semua itu bisa terjadi?
Banyak anak yang mungkin bila dimasukkan sekolah yang lingkungannya islami. Mungkin awalnya akan enggak suka, enggak berminat, dan suka ngambek. Tapi itu ujian buat orang tua. Hehe :D Kita hanya butuh kesabaran. Dan yang pastinya  tuggulah. Pasti nantinya anak bisa beradaptasi dengan cepat dan sesegera mungkin.

Buat sobat muslim. Yang punya anak, Indah harap memasukkan anaknya ke sekolah yang islam. Tujuannya, agar bisa membentuk generasi yang robbani yang bisa mencetak keteladanan islam yang tinggi :D

Kalau dalam bahasa Arab sendiri, pendidikan islam itu disebut “At-tarbiyah Al-Islamiyah”. Tahukah engkau sahabat? Pendidikan islam itu sangat penting. Sangat dibutuhkan, diperlukan. Kenapa? Cobalah lihat, zaman sekarang. Terjadi zaman di mana orang islam menjadi al-ghuraba (orang asing). Tidak hanya itu, jika dilihat dari kondisi umat islam sekarang. Banya umat islam yang tidak memahami islam itu sendiri. Belajar hanya sedikit tentang islamnya. Bahkan bisa kalah sama para orientalis.

Akibat dari semua itu. Umat islam menjadi terjebak dalam kondisi kebodohan, kelemahan, dan kehinaan. Dan pada zaman ini dalam kerusakan. Para zionis, Yahudi sedang membuat umat islam menjadi bimbang dan dalam ujung kerusakan. Apa coba penyebabnya? Kurang pengetahuan islam dan pendidikan islam di dalam otak umat muslim sendiri.

Nah salah satu solusinya buat pemuda muslim adalah, mempelajari islam lewat pendidikan islam. Itu penting sahabat! Dan bukan hanya sekedar pendidikan islam saja. At-Tarbiyah Al-Islamiyah juga harus bersifat, continue (berkelanjutan) kalau bahasa Arabnya “mustamiroh. Jadi enggak hanya dalam waktu tertentu. Tapi bekelanjutan terus, terus, menerus hingga ke liang lahat.

Sifatnya harus membentuk syaiah islamiyah bukan sekedar transfer ilmu saja. lalu adanya sifat bertahap/berprogres. Kemudian harus bisa belajar secara kaffah (keseluruhan) Jadi belajar gak setengah-setengah!

So, tetap pada lanjut study yang islami. Sekali lagi, yang namanya pendidikan islam itu penting :) Internasional pula, ia ilmunya diambil dari 7 lapis lagit dengan wasilah malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. Lalu, kurang internasional apa lagi dalam pendidikan islam?

Salam Hangat
Indah Fatmawati

 

About the author

Indah Fatmawati Hanya seorang anak kecil yang dilahirkan ke dunia untuk ditugaskan beribadah kepada-Nya dan mencari keridhaan-Nya. Agar dapat kembali pulang ke kampung halaman. Dan aku berharap, dengan adanya website ini orang-orang bisa semakin menganal islam lebih dalam. Dan memberikan citra islam yang baik. Bahwa kami ini bersatu dan satu. Merubah pandangan orang-orang bahwa sebenarnya ini agama Allah azza wa jala yang risalahnya datang dari tujuh lapis langit.

Tagged with: , ,

Leave a reply

Like This Yo!

Links:louboutin pas cherlouboutin soldesLouboutin Pas CherLouboutin FemmeLongchamp Pas Chercanada goose pas cherGiuseppe Zanotti Hommelouboutin homme