Gimana puasanya sahabat? InsyaAllah, tetap istiqomah ya!
Nah, hari ini. Di bulan yang penuh kemulian ini Indah mau beri tahu tentang aktivitas yang kita lakukan ini. Ya, puasa! Huah, gembira rasanya bisa diberikan kesempatan oleh Allah untuk bisa bertemu dengan bulan Ramadhan ini. Suatu kesempatan emas yang sayang jika harus disia-siakan oelh kita, hamba-Nya. Sekarang, Indah akan jelaskan tentang pengertian dari puasa yang sesungguhnya.
Kosa kata “puasa diterjemahkan dari “Al-Shaum” yang berasal dari kata bahasa arab. Maknanya adalah “mencegah atau menahan diri”. Ya, apa maksud artinya tersebut? Ya, jelas sekali kita diperintahkan oleh-Nya untuk menahan diri dari hawa nafsu, makan dan minum dari terbit fajar hingga tebenamnya matahari. Allah telah berfirman:
“.. dan makanlah dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam. Yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) waktu malam” (QS Al-Baqarah : 187)
Nah enggak hanya itu Indah juga akan memberikan dasar hukumnya. Tahukah awal ketentuan puasa Ramadhan ditetapkan? Okeh, puasa Ramadhan pertama kali diturunkan pertama kali pada bulan Sya’ban tahun kedua hijriyah di kota Madinah. Sebaggai aman firman-Nya :
“.. Maka berangsiapa diantara kamu telah menyaksikan bulan Ramdhan, maka hendaklah ia mempuasakan bulan Ramadhan itu…” (QS Al-Baqarah : 185)
Nah karena memang puasa Ramadhan itu dikerjakan selama sebulan penuh. Dan kadang kala bisa berjumlah 29 hari atau 30 hari. Sebagaimana bulah Hijriyah lainnya. Penentuan jumlah ghari dari bilangan puasa Ramadhan ini ditentukan dengan dua cara atau dua metode lho.
Yang pertama metode rukyat, yaitu dengan cara melihat awal bulan ramadhan (Al-Hilal) secara langsung.
Yang kedua memastikan awal bulan Ramadhan dengan perhitungan ilmu hisab. Sebagaimana yang telah Allah firmankan :
“Dialah (Allah) yang menjadikan matahari bersinar (sebagai sumber cahaya) dan bulan bercahaya (sebagai pantulan matahari) dan Dia tetapkan manzilah-manzilah (tempat-tempat peredaran bulan itu), supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu” (QS 10 : 5)
Nah, jadi sahabat. Yuk tetap istiqomah menjalankan amalan-amalan baik pada bulan yang mulia ini. Jadilah insan yang bertaqwa. Berkarakter sholeh dan sholehah, dan buat Allah senang dengan apa yang kita lakukan pada bulan ini. Semangat ya! Siapkan diri, mencari ridho-Nya dan mendapatkan lailatul Qadr
\
Selamat Puasa ya! ^_^
Salam manis
Indah Fatmawati
Tagged with: Pengertian dan Dasar Hukum Puasa di Bulan Ramadhan, pengertian puasa bulan ramadhan, puasa, puasa ramadhan







Setelah membaca Info dan Artikel, saya jadi ingin mencoba. Salam Sukses
terimakasih yaa.. silakan mecoba
salam sukses juga