? Nasib Bemo di Kota Jakarta | Indah Islam
6:19 am - Wednesday October 22, 2014

Nasib Bemo

Sunday, 4 March 2012, 16:39 | Pendidikan Islam | 4 Comments | 1264 Views
by Indah Fatmawati

Jakarta, 2 Maret 2012

Hmm… Gara-gara baca majalah nih. Indah jadi begini.. Oh ya, topik pembahasan kali ini adalah BEMO. Siapa sih yang enggak kenal sama salah satu alat transportasi ini? Hmm.. Mungkin bagi yang baru lahir atau belum lihat mungkin tak tahu. Bemo dulu adalah salah satu transportasi di ibukota. Kalau sekarang, alat transportasinya adalah bajaj, metro mini, kopaja, ojek, taksi, becak dll.

Sekarang keberadaan bemo di ibukota memang jarang. Mungkin hanya beberapa lokasi saja, seperti Tomang, Mangga dua, dan Grogol. Ya, daerah itu. Bemo ini biasanya berwarna biru. Dahulu bemo berjumlah ribuan sekarang.. Berjumlah 100-an saja. Bukan menghilang atau dijual oleh pemiliknya. Tapi, bemo ini kanibal. Soalnya suku cadangnya sudah jarang ditemukan dan bagian body bemo pun sudah banyak didempul-dempul. (Halah.. Makin aneh bahasanya)

Tahu tidak kenapa namanya Bemo? Soalnya, menurut yang Indah baca itu adalah singkatan. Ya, Bemo kepanjangan dari BEcak MOtor.. Keren yaa, udah becak ditambah motor pula :D hehe..  Bemo ini juga masih dipakai lho. Di India bahkan Jepang. Tapi kalau di Indonesia mungkin tergolong transportasi yang hampir punah (Emang binatang!)

Oke, kembali pada topik. Kalau bahas tentang bemo nih.. Indah jadi ingat dengan pembicaraan teman-teman SD dan Ms Ida. “Sebenarnya, bemo ini lebih ramah lingkungan daripada bajaj. Ia juga tidak mengeluarkan asap yang terlalu ngebul seperti bajaj”, jelas Ms Ida pada teman-teman kelasku.

“Yah.. Kalau begitu, mendingan naik bemo daripada bajaj. Tapi kok sekarang banyakan bajaj Ms? Daripada bemo?”, tanya salah satu temanku.

“Iya, soalnya bajaj itu lebih murah untuk membelinya dan gampang.. Daripada bemo”, jawab Ms Ida.

“Huhhh.. Nanti kalau jadi pemerintah orang-orang belinya bemo aja deh. Enggak usah pakai bajaj.. Pakai  bajaj emang gak enak!”, gerutu temanku di kelas.

Dari percakapan yang sederhana tapi.. Aku masih ingat itu. Padahal itu percakapan waktu kelas 4/3 SD yang lalu. Hmm, kangen deh! Sebenarnya sahabat bemo juga punya sisi kelebihannya. Ia lebih aman serta nyaman diantara transportasi lainnya. Cba bandingkan… dengan kopaja/metro mini banyak copetnya. Kalau di angkot banyak orang jahatnya. Kalau di kereta kepenuhan sampe ada yang duduk di lantai dua (alias di atap kereta). Naik becak ga bisa jauh-jauh.. Kasihan si abang ngayuhnya. Ojek… Enggak enak, tempat duduk kecil, cuma 2 orang pula. Kalau banjaj emang sama.. Tapi kasar, bikin sakit perut. Serta ngebul banget asapnya.

Hehe, iya gak sih? Kalau begitu ceritanya.. Mari kita jalan kaki/naik sepeda :D

Sekian aja ya dari Indah.. Indah udah ngantuk nih. Hari ini kan Minggu. Indah harus siap-siap untuk pergi hari Senin untuk balik ke asrama lagi.. :( See you ..!

Salam
Indah

About the author

Indah Fatmawati Hanya seorang anak kecil yang dilahirkan ke dunia untuk ditugaskan beribadah kepada-Nya dan mencari keridhaan-Nya. Agar dapat kembali pulang ke kampung halaman. Dan aku berharap, dengan adanya website ini orang-orang bisa semakin menganal islam lebih dalam. Dan memberikan citra islam yang baik. Bahwa kami ini bersatu dan satu. Merubah pandangan orang-orang bahwa sebenarnya ini agama Allah azza wa jala yang risalahnya datang dari tujuh lapis langit.

Tagged with:

4 responses to "Nasib Bemo"

  1. febrianto says:

    hii..mba indah, mw ikutan komen sedikit ya soal bemo..boleeeh kan ?
    Kalau kita mengingat sejarah perjalanan hidup kendaraan umum yg satu ini….buat sy pribadi ‘rrruuar biasa….bentuknya imoeet gak gede..juga gak kecil2 amat, cukup aman (seperti yang mba indah bilang), unik ” hanya memiliki 3 buah roda. Suara knalpotnya..trrruutuutuuk seperti bajaj tpt tdk bringass (ngucapinnya rada keselel nih sama si bajaj ..). Uniqe n menarikah pokoknya.

    Beruntung saat sy masih di SD dahulu kala menjadi alat transportasi andalan saya saat itu.
    Namun saat ini memang benar !…Bemo menjadi kendaraan ‘langka di kota Jakarta khususnya.
    Jadi terpikir oleh saya bagaimana ya jika bemo di jadikan salah satu icon pariwisata kota jakarta. disulap baik mesin maupun bodynya agar lebih nyaman dan aman, serta diberi sentuhan art painting yg bernuansa pariwisata. Kemudian bemo bemo ini ditempatkan di wilayah2 ibukota Jakarta yg terdapat lokasi wisatanya. Route perjalanannya tentunya khusus hanya untuk mengantar para wisatawan berkunjung…seperti ke museum-museum atau bangunan tua kuno.

    Mungkin gak yaaa, bemo bemo ini masih berguna bagi perkembangan kota Jakarta..??? segitu ajah deh komen dari saya….Terimakasih
    :) salam….

    • Indah says:

      Halo.. Silakan!
      Wah, pengalaman pribadi naik bemo dong.. Memang bemo ini lebih aman, uniq, dan banyak lagi.. Dibandingkan bajaj.. :) hehe

      Memang asyik rasanya kak.. Tapi rasanya agak sulit untuk mengumpulkan kendaraan yang satu ini. Soalnya kendaraan ini sudah banyak yang dikanibalkan.. Karena sudah tdk diproduksi lagi untuk di kirim ke Indonesia.. Malah kalau saya baca di koran tahun ini pemerintah ingin menghentikan kendaraan ini. Jadi tidak boleh beroperasi di jalan. Tapi itu hanya sebatas rencana. Dan plat nomor bemo juga sudah banyak yang sudah tdk berlaku.. Soalnya ribet dan repot untuk mengurusnya…
      Tapi sebenarnya, bemo ini seharusnya masih bisa dilestarikan lagi lhoo.. Di Jepang saja ada. Masa di Indonesia hampir punah?!?

      Mungkin saja.. Kalau ada keinginan pasti ada jalan ^_^
      Sama2.. Terimakasih juga sudah mau berkomentar dan membaca.. Salam kenal!

  2. capung2 says:

    ditempat sya sdh ngga ada mb…

Leave a reply

Like This Yo!

Links:louboutin pas cherlouboutin soldesLouboutin Pas CherLouboutin FemmeLongchamp Pas Chercanada goose pas cherGiuseppe Zanotti Hommelouboutin homme