? Mari Kita Menyelesaikan Masalah tanpa Bermasalah | Indah Islam
3:13 pm - Tuesday December 16, 6347

Menyelesaikan Masalah tanpa Bermasalah

Sunday, 5 August 2012, 17:12 | Agama Islam | 0 Comment | 2241 Views
by Indah Fatmawati

Bismillahirrahmanirrahim

Subhanallah walhamdulillah wala ilaha ilallah wallahu akbar, walllahu ala kully syai ‘in khadir.

Hidup ini merupakan masalah, dan masalah terberat adalah bila hidup terasa tidak berguna, terasa tidak maksimal, tidak puas dengan apa yang kita miliki dan peroleh, penuh dengan kebingungan atau kebimbangan.

Sedangkan masalah terindah adalah segala aktifitas badan, hati dan pikiran yang dilakukan dengan iklas untuk dan karena Allah atau lillahi ta’ala serta sesuai dengan sunah Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam.

Subhanallah.

Bangun tidur, masalah dimulai. Rasa kantuk yang sering masih menyertai, padahal kemalasan dan hasutan syaitanlah yang menyertai. Membersihkan diripun menjadi masalah baik karena dingin, ataupun masalah yang akan dihadapi pagi hari yang harus kita lalui, baik itu ujian, pekerjaan ataupun rutinitas lain yang dianggap berat atau membosankan.

Makan pun menjadi masalah karena tidak kita sukai menu, tidak ada yang dimakan, bahkan dengan orang yang bermasalah dengan kita ada didekat kita.

Pekerjaan atau aktifitas rutin kita adalah masalah lain yang harus kita hadapi, yang kian hari terasa makin membosankan dan menjemukan, apalagi dengan tugas-tugas yang belum kita selesaikan dihari kemarin.

Bertemu teman menjadi masalah, karena kebiasaan yang tidak sama, hingga tabiat yang tidak kita suka, ataupun senyum yang kita paksakan.

Pulang dari aktifitas masalah lain telah menunggu, dari kemacetan dan kesemerawutan orang, baik orang yang tidak kita kenal, bahkan keluarga kita sendiri yang tidak tahu menahu dengan tumpukan masalah yang masih saja diam di hati dan pikiran kita.

Hendak tidur masalah tidak jua pergi, semua hal yang kita lalui dihari ini, dan harapan akan hal yang baik di esok hari, terus menyertai dan mengganggu.

Alhamdulillah, semua itu pada dasarnya telah dijelaskan, baik tersurat ataupun tersirat juga dalam perumpamaan-perumpamaan, serta dari implementasi manusia teladan atau uswatun hasanah.

Masalah pasti ada dan telah terbukti !

Al-Ankabut (29) ayat 2-3

أَحَسِبَ النّاسُ أَن يُترَكوا أَن يَقولوا ءامَنّا وَهُم لا يُفتَنونَ ﴿٢

2) “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “”Kami telah beriman””, sedang mereka tidak diuji lagi?”

وَلَقَد فَتَنَّا الَّذينَ مِن قَبلِهِم ۖ فَلَيَعلَمَنَّ اللَّهُ الَّذينَ صَدَقوا وَلَيَعلَمَنَّ الكٰذِبينَ ﴿٣

3) Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

 

Bagaimanakah mengatasi masalah tanpa masalah ?

Ibrahim (14) ayat 52

هٰذا بَلٰغٌ لِلنّاسِ وَلِيُنذَروا بِهِ وَلِيَعلَموا أَنَّما هُوَ إِلٰهٌ وٰحِدٌ وَلِيَذَّكَّرَ أُولُوا الأَلبٰبِ ﴿٥٢

(52) (Al Qur’an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.

 

Ar-Ra’d (13) ayat 31

وَلَو أَنَّ قُرءانًا سُيِّرَت بِهِ الجِبالُ أَو قُطِّعَت بِهِ الأَرضُ أَو كُلِّمَ بِهِ المَوتىٰ ۗ بَل لِلَّهِ الأَمرُ جَميعًا ۗ أَفَلَم يَا۟يـَٔسِ الَّذينَ ءامَنوا أَن لَو يَشاءُ اللَّهُ لَهَدَى النّاسَ جَميعًا ۗ وَلا يَزالُ الَّذينَ كَفَروا تُصيبُهُم بِما صَنَعوا قارِعَةٌ أَو تَحُلُّ قَريبًا مِن دارِهِم حَتّىٰ يَأتِىَ وَعدُ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لا يُخلِفُ الميعادَ ﴿٣١

31) Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu Al Qur’an itulah dia). Sebenarnya segala itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

 

Al-Ghaashiyah (88) ayat

وُجوهٌ يَومَئِذٍ خٰشِعَةٌ ﴿٢

2) Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,

وُجوهٌ يَومَئِذٍ خٰشِعَةٌ ﴿٢

3) bekerja keras lagi kepayahan,

 

Al-Hasyr (59) ayat 21

لَو أَنزَلنا هٰذَا القُرءانَ عَلىٰ جَبَلٍ لَرَأَيتَهُ خٰشِعًا مُتَصَدِّعًا مِن خَشيَةِ اللَّهِ ۚ وَتِلكَ الأَمثٰلُ نَضرِبُها لِلنّاسِ لَعَلَّهُم يَتَفَكَّرونَ ﴿٢١

21) Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.

 

Sebab utama dari masalah tidak menjadi indah atau menyenangkan adalah

Al-Hasyr (59) ayat 19

وَلا تَكونوا كَالَّذينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسىٰهُم أَنفُسَهُم ۚ أُولٰئِكَ هُمُ الفٰسِقونَ﴿١٩

19) Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.

 

Catatan ini alhamdulillah belum selesai,  mudah-mudahan dapat dilanjutkan dan dilengkapi oleh sahabat semua.

Masalah belumlah selesai, hingga keputusan ditetapkan, apakah kita bermasalah, dimaafkan, atau berhasil menyelesaikan masalah sesuai kunci jawaban dan petunjuk dari yang memberi masalah.

 

Catatan Kaki:

Artikel ini bukan Saya (Indah) yang membuatnya. Melainkan tulisan Bpk. Deddy K. Sandi. Jazakumullahu khairan Bapak atas saran dan tulisannya Bapak.

Tapi, artikel ini belum selesai sampai di sini. Mungkin Bapak Deddy akan menuliskannya lagi, InsyaAllah di kesempatan lainnya beliau akan menulis lagi. Dan insyaAllah juga Indah akan taruh di website ini.

Eits, satu lagi. Buat sahabat/pembaca yang ingin menaruh artikelnya di website ini silakan lho, moggo.. Indah enteni tulisannya. Tulisannya bisa kirim lewat email Indah di –> indah@indahislam.com Nah, berminat? Silakan! Indah tunggu ya.

About the author

Indah Fatmawati

Tagged with: , , ,

Leave a reply

Like This Yo!