? Menulislah, Karena…. | Indah Islam
7:19 pm - Wednesday August 16, 2017

Menulislah, Karena….

Wednesday, 23 November 2016, 7:52 | Artikel Islam | 0 Comment | 650 Views
by Indah Fatmawati

penulis artikel

Ada banyak hal yang tak bisa disampaikan lewat ucapan kata-kata. Tapi Allah ciptakan dua tangan manusia untuk bisa menyampakainya dengan tulisan ataupun dengan seni yang lain. Kau tahu sobatku? Menulis mungkin menjadi caraku untuk meyampaikan apa yang sebenarnya suara hati ingin sampaikan ketika lisan terasa kelu untuk bercerita.

Tulisan ini sengaja aku tuliskan, harapannya agar yang membaca tidak hanya berhasil membaca hingga titik akhir tulisan ini tapi juga mau merangkai kata hingga titik akhir yang ia buat sendiri dalam tulisannya. Indah memang bukan seorang penulis yang terkenal, bukan penulis profesional layaknya para penulis yang mempunyai nama penanya. Tapi yang perlu digaris bawahi, Indah adalah seorang pelajar yang ingin mengajak banyak orang untuk menulis.

Menulislah, karena menulis bisa jadi sebagai wujud kesyukuranmu atas nikmat-nikmat yang telah Allah berikan padamu. Nikmat-nikmat Allah yang tidak pantas untuk didustakan oleh manusia. Nikmat dapat bertemu orang-orang shalih dan punya banyak ilmu, nikmat bisa mengunjungi suatu tempat, pengalaman bisa sekolah atau menuntut ilmu di mana, atau hal-hal yang masyaAllah.. Allah memberikan kita banyak nikmat yang sangat-sangat pantas untuk disyukuri.

Tapi ada hal yang harus diingat ketika menulis.

Mari luruskan niat kita!

Jangan sampai apa yang kita tulis justru berdampak buruk buat diri kita sendiri. Apalagi di zaman era global teknologi yang sangat-sangat canggih. Saking canggihnya, semua orang menggunakannya dan tidak tahu kebenarannya. Ia juga tak tahu kalau itu mitos, legenda, cerita yang dikarang saja, atau itu adalah hal yang sesuai dengan kebenaran.

Jangan sampai, kehalalan alias kebebasan dalam dunia tulis menulis justru menjadi hujjah yang buruk. Sobat ingatkan bahwa apa yang kita lakukan di dunia ini akan dimintai pertanggung jawaban? Ketika kita menulis hal-hal yang buruk, menulis dengan isi meng-ghibah-i orang lain, menghina pemimpin, atau berita bohong alias hoax. Tentunya itu bukan hal yang baik dan mengundang murka Allah.

Mari Menulis dengan Ilmu

Tulislah, dengan ilmu yang kamu punya. Kau tahukan amalan yang terus mengalir ketika seseorang telah meninggal itu salah satunya; ilmu yang bermanfaat! Tulislah ilmu yang engkau ketahui, bukan menjadi sosok yang sok’ tau. Tapi cobalah ketika kita mempunyai ilmu, tidak hanya untuk sekedar bisa menjawab pertanyaan di kertas ujian sehingga kamu bisa lulus dan dapat nilai ‘excellent’. Tapi cobalah selain dihafalkan coba dipraktikkan, diamalkan menimalnya kepada diri sendiri setelah itu sebarkan kepada orang-orang. Kita enggak tahu lho, amalan apa yang diridhoi Allah dan amalan apa yang membuat neraca kebaikan di hari kiamat menjadi lebih berat dibandingkan yang buruk. Baligni wa lau ayah!

Terus Menulis dan Membaca

Teruslah menulis, teruslah berlatih dan teruslah membaca. Ternyata memang membaca itu membuka jendela dunia. Mungkin saja kita bisa menjadi wasilah atas hidayah seseorang. Menulislah, sebagai wujud kesyukuran kita atas nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Membacalah, karena itu adalah perintah Allah sebagaimana ayat pertama dari Al-Qur’an diturunkan.

Yuk nulis hal-hal yang bermanfaat buat kita dan orang lain!

menulislah

Salam manis,
Indah F

About the author

Indah Fatmawati

Leave a reply

Like This Yo!