? “Mendingan Jilbabin Hati Dulu Deh” | Indah Islam
9:46 am - Friday September 19, 2014

“Mendingan Jilbabin Hati Dulu Deh”

Tuesday, 19 February 2013, 2:40 | Hukum Islam | 1 Comment | 2085 Views
by Indah Fatmawati

Sering ya.. Dengar para muslimah berkata,

“Mendingan jilbabin hati dulu daripada luarnya”

Atau

“Kan sama aja! Berjilbab tapi hatinya busuk. Mendingan jilbabin hati dulu deh”

Sekilas, pernyataan tersebut bisa dianggap logis dipikiran orang-orang yang “menolak mentah-mentah” untuk memakai berjilbab. Mereka merasa, bahwa banyak yang berjilbab tapi, sayang.. Sikap dan hatinya pun tak seindah jilbab yang dirinya kenakan. Memang, sifat baik maupun buruk bisa dirasakan. Tapi, sebenarnya kita tidak bisa menilai orang dari sifatnya! Karena, hanya Allah yang tahu bagaimana sikap setiap orang yang “aslinya”.

Tapi, pada dasarnya, jilbab adalah perintah Allah dan Rasul-Nya. Menjadi sebuah kewajiban kita sebagai muslimah menutup auratnya. bukan mengumbar auratnya. Guruku pernah berkata untuk menjawab pernyataan itu :

“ya sudah, kalau memang ada istilah menjilbabkan hati. Maka sekalian saja tubuh telanjang tapi hatinya di jilbabkan”

Dan tahukah? isi hati itu hanya Allah azza wa jala yang tahu. Dan Dialah yang mampu membolak-balikan hati. Ada juga temanku yang bilang ke Indah seperti ini:

“gimana ya Ndah.. Aku tuh mau bejilbab tapi, waktu lihat banyak orang berjilbab jadi malah pacaran. Aku malah takut nanti aku ikut-ikutan”, keluh temanku.

Aku tahu, memulai memang sulit. Apalagi tidak terbiasa menggunakan jilbab. Harusnya pendidikan mengenakan jilbab harus dimulai dari usianya sd. Oh ya, seseorang yang sudah baligh, maka ia akan tahu cara membedakan mana yang “baik” dan mana yang “buruk”. Dan mana yang harus “didekatkan” dan apa yang harus “dijauhkan”.

Allah memberikan kita pikiran! Dan ketika kita sudah baligh, kita bisa mengoptimalkan pikiran kita. Dan ketercualian bagi orang-orang yang sengaja Allah butakan mata, hati, dan telinganya. Yang berlandaskan “summum bukmun umyun fahun” mereka tuli, bisu, dan buta. Itulah orang-orang munafik yang selalu mengandalkan hawa nafsunya.

Dan bisa disimpulkan, bahwa sebenarnya.. Muslimah yang tidak berjilbab yang sering mengutarakan opini yang sebenarnya sangat familiar dan sepele.. Adalah hasil dari pemikirannya. Dan dibumbui dengan hawa nafsu. Mungkin hati menginginkan untuk menganakan jilbab. Tapi, hawa nafsu berkata bahwa ia tidak menginginkan untuk berjilbab. Makanya itu.. Harusnya kita bisa mengandalkan akal sehat kita. Bukan tunduk kepada musuh yang sulit dikalahkan, yaitu.. Hawa nafsu.

Semua! Ada jalannya. jika ukhti mau berusaha, tawakal, dan semangat. Semua bisa dan jilbba bisa menjadi nyaman bagimu, ukhti.. Jika engkau, membuat jilbba sebagai kebutuhan, bukan keterpaksaan! Engkau cantik, jika pakai jilbab. Jangan umbar auratmu. Ukhti!

Salam ukhuwah
Indah Fatmawati

 

About the author

Indah Fatmawati Hanya seorang anak kecil yang dilahirkan ke dunia untuk ditugaskan beribadah kepada-Nya dan mencari keridhaan-Nya. Agar dapat kembali pulang ke kampung halaman. Dan aku berharap, dengan adanya website ini orang-orang bisa semakin menganal islam lebih dalam. Dan memberikan citra islam yang baik. Bahwa kami ini bersatu dan satu. Merubah pandangan orang-orang bahwa sebenarnya ini agama Allah azza wa jala yang risalahnya datang dari tujuh lapis langit.

Tagged with: , , , , , ,

1 response to "“Mendingan Jilbabin Hati Dulu Deh”"

  1. abdul says:

    Indah, ini bukan koment tapi sharing dan mohon solusi. Isteri yang tidak mau berjilbab secara syar’i/sempurna bagaimana? Apa yang harus diperbuat oleh suaminya? Ditinggalkan/diceraikah sebagai jalan terakhir/terbaik? Terima kasih

Leave a reply

Like This Yo!

Links:louboutin pas cherlouboutin soldesLouboutin Pas CherLouboutin FemmeLongchamp Pas Chercanada goose pas cherGiuseppe Zanotti Hommelouboutin homme