? Katanya Sweet Seventeen | Indah Islam
3:08 pm - Sunday October 19, 9687

Katanya sih, “Sweet Seventeen”

Wednesday, 10 February 2016, 6:52 | Anak Islam | 0 Comment | 1004 Views
by Indah Fatmawati

lolipop simbol

Mereka bilang,

“Cieee.. Yang sweet seventeen, asyiknya yang ulang tahun”

Dep, Hari kelahiran. Ya, hari kelahiran di tiap tahunnya memang menjadi pengingat diri tentang umurku. Usiaku, hidup di dunia ini. Sudah berapa lamakah aku menjelajahi dunia yang penuh dengan kefanaan ini. Namun, itu tak berarti apa-apa. Bahkan, aku sendiri.. Aku enggak yakin kalau ada yang namanya “ulang tahun”

lolipop simbolLahir di tahun 1999 yang nyaris saja, menjadi bagian dari anak 2000an. Bagiku, tahun 1999 itu mustahil untuk mengulang tahun lagi ketika berada di tahun 2016 ini. Momen hari kelahiran itu pada dasarnya, memang tak perlu untuk dirayakan apalagi dalam melebih-lebihkan segala sesuatu yang ada di hari itu.

Berumur 17 tahun, mungkin bagi setiap anak SMA akan diberi dengan istilah “sweet seventeen”. HELLO? Apanya yang SWEET?

 

Bahkan lolipop, permen, dan gula-gula kapas masih lebih manis daripada umur kalian semua! Apa manisnya? Umur di mana kalian bisa punya KTP, SIM, dan kalau kalian hidup di negara barat kalian berhak menentukan jalan hidup kalian tanpa gangguan orang tua kalian. Iya ga? Menurutku, ini malah gak ada manis-manisnya. Usia ini menuntut kita untuk lebih dewasa dan menghadapi segala sesuatu dengan sendiri. Yaps, ini gak mudah.

Tak ada yang istimewa di hari ulang tahun. Bahkan ketika kita merayakannya, kita bisa dianggap meniru suatu kaum. Semua kembali kepada diri kita sendiri. Bahkan ketika diri sendiri tidak mengistimewakannya, tapi lingkunganlah yang mengistimewakan hari kelahiran ini. Ya, semua memang kontroversial. :3

Tapi satu yang paling aku anggap istimewa di hari kelahiranku. Karena yang aku tahu, hari kelahiranku adalah hari perjuangan hidup dan mati ibuku. Di hari itu, mungkin tanpa kehendak Allah kemudian usaha dan semangat ibuku. Mungkin aku tak akan lahir dan hidup di dunia ini.

Aku maish bertanya-tanya dalam diri ketika melihat fakta yang ada di sekitarku. Mereka dengan hebohnya ingin merayakan 17 tahun mereka yang katanya “sweet seventeen”. Karena yang aku tahu, hari kelahiran adalah hari perjuangan.. Kenapa kita harus repot-repot merayakannya? Bahkan menyusahkan ibu mereka. Hey, ingat deh, buat kalian yang malah masih merengek buat minta dirayakan “sweet seventeen”nya demi mempunyai gengsi dengan “teman-teman” kalian itu..

Ingatlah, teman yang baik pasti enggak kenal kata gengsi dan ingatlah, bahwa kalian dilahirkan dengan perjuangan. Jangan pernah sekali-kali menyerah dalam perjuangan baik kalian. Kalian dilahirkan dikarenakan sebuah perjuangan, jadi kalian juga harus berjuang! Masa yang melahirkan kalian berjuang agar kalian hidup di dunia. Sedangkan ketika engkau hidup di dunia malah bermalas-malasan untuk berjuang?

Lalu dari sini aku tahu, tak ada yang perlu diistimewakan. Kecuali dengan bersyukur dengan Allah dan berterima kasih kepada keluarga, terutama ibu disepanjang lintiran do’a-do’a. Bahkan kuharap, bagi mereka yang mendo’akanku dengan segala ucapan dan do’a-do’a itu, tak hanya mendo’akan ketika hari kelahiran saja. Bahkan mendo’akan juga di lintiran do’a mereka, setiap harinya.

Salam manis,
dariku yang tambah tua setiap harinya.

 

Indah Fatmawati

 

 

About the author

Indah Fatmawati

Tagged with: ,

Leave a reply

Like This Yo!