? Gontor Putri, What It Looks Like? (Part 1) | Indah Islam
3:08 pm - Tuesday October 19, 9571

Gontor Putri, What It Looks Like? (Part 1)

Tuesday, 1 April 2014, 12:20 | Our School | 1 Comment | 40158 Views
by Indah Fatmawati

bagaimana gontor

“Kamu bawa sandal enggak Ndah?” tanya ibuku ketika itu.

“Sekarang aku pakai sandal kok” jawabku dengan santai.

“Terus kamu bawa sepatu juga kan?”

“Enggak..” jawabku lagi.

“Masya Allah Indah. Kau kenapa enggak bawa sepatu sih?” tanya ibuku sedikit marah.

“Astagfirullah Indah. Kamu tuh gimana sih, bukannya pakai sepatu. Malah cuma bawa sandal” kata Ayahku sedikit kaget karena jawabanku yang sedikit tidak berfikir.

“Emang kenapa? Indah kan pakai gamis. Enggak kelihatan juga kalau pakai sandal kok” ujarku membela diri.

“Indah, kamu itu ke sekolah. Bukan ke pasar. Jangan pakai sandal. Ya udah nanti kamu beli sepatu di stasiun pasar” kata ibuku

“Tapi kan beda cerita. Indah cuma mau survey sekolah. Bukan benar-benar jadi murid di sana” kataku tetap membela diri.

“udah Ndah. Pokoknya kamu itu salah deh Ndah” tambah kakakku yang mengantarkanku untuk pergi ke stasiun ketika itu. Hingga aku tidak berani membela diri lagi bahkan berucap satu kata pun, mungkin akan ditanggapi lebih panjang lagi.

sandal ku

Padahal hanya pakai sandal seperti ini. Pakai gamis juga tak terlihat kan? *JAWAB IYA*

—–

Jadi sahabat-sahabatku! Bagaimana kabarnya? Rasanya sudah lama tidak menyapa ya 🙂 Eh ya, Indah langsung aja cerita ya.
Untuk pertama kalinya, Indah survey sekolah SMA bulan ini. Karena tak terasa, Indah akan beranjak SMA. Dan salah satu sekolah yang direkomendasikan oleh banyak orang di sekitar ini adalah sekolah Gontor.

Mayoritas orang kebanyakan cukup mengenal nama sekolah ini. Karena kebanyakan orang sudah familiar di telinga mereka mendengar kata itu. Ditambah lagi, dengan keberadaanya yang sudah lama. Apalagi banyak juga guru-guru Indah yang lulus dari sana. Akhirnya setelah melihat di website, Indah sangat penasaran sekali dengan sekolah itu.

Banyak juga yang memberikan Indah penyataan-penyataan yang mengganjal di hati karena tidak mengetahui apa yang terjadi di sana sebenarnya. Banyak juga respon-respon yang masuk ketika orang-orang di sekitarku bertanya mau SMA di mana. Tapi bagaimana pun, Indah percaya di mana pun Indah SMA nanti. Entah negeri, swasta, atau pesantren. Itu pasti yang terbaik dari Allah. Kemudian juga, yang namanya manusia itu cuma bisa berencana. Tapi yang berkehendak itu Allah. Manusia cuma bisa berusaha dan berdo’a tapi hasilnya? Itu Allah yang menentukan. Itu saja yang tetap Indah pegang ketika mau coba test sesuatu. Agar kita rogaine vs propecia tidak terlalu kecewa lebih dalam.

“Indah mau SMA di mana? Nanti SMA apa? Mau di Negeri lagi ya? Jadi nanti SMA yang mana Ndah? Udah survey sekolah belum mau ke mana?”

Segelintir pertanyaan itu begitu membayang-bayang di pikiranku. Karena sejujurnya, Indah termasuk anak yang terlambat untuk menentukan sesuatu. Karena teman-teman Indah sudah merencakan akan SMA ke mana dibanding aku. Akhirnya Indah jawab pertanyaan itu dengan sedikit ragu.

“Indah mau coba di Gontor. Tapi mau survey dulu. Masih belum tahu sih. Tapi kan belum tentu bisa masuk test di sana. Makanya do’ain aja semoga dapat yang terbaik”

Kemudian banyak juga yang merespon seperti ini.

“Yang penting kamu mau kan ke sana? Kalau kamu mau.. Kamu harus coba dulu. Siapa tahu keterima. Om yakin kamu bisa kok. Selamat berjuang ya!”

“Cieee Indahh..!”

“Beneran Ndah kamu mau ke sana? Kamu pulangnya 6 bulan sekali lho! Kita nanti jarang ketemu Indah!”

“Kamu yakin mau coba ke sana?”

“Wah subahanaAllah! Bagus banget Indah. Pokoknya saya dukung kamu! Kamu pasti bisa”

“Ndah, itu pesantren lho! Bukan sekolah biasanya. Kamu yakin?”

“Indah gak usah ke sanalah.. Sekolah biasa aja Ndah”

“Iya gitu dong! Mendingan kamu ke sana aja Ndah”

“Ohh gitu”

“Kamu nanti masuk gontor 2 atau 3 aja. Lebih bagus, daripada gontor 1”

“Nanti kamu kutuan lho Ndah”

“Nanti kamu jadi aneh ngomong bahasa Inggrisnya”

“Kamu nanti enggak bersih. Kan di sana enggak boleh macem-macem. Kamu sendiri di sana.”

“Wahh hebat! Yang penting niatnya dulu ya Ndah”

Dari segelintir tanggapan yang Indah terima itu, membuat Indah semakin penasaran “bagaimana gontor itu sebenarnya?”. Karena jujur saja, Indah masih tidak percaya dengan perkataan banyak orang seperti apa Gontor ini. Komentar mereka beragam sehingga Indah bingung mana yang sesuai kenyataan mana yang tidak. Akhirnya karena sudah nge-stalk website resmi gontor. Indah semakin penasaran. Indah juga perlihatkan kepada Ibu. Kemudian akhirnya Aku Ayah dan Ibuku menaiki kereta untuk pergi ke Solo.

Lalu apa yang Indah temukan di sana?

So, sahabatku! Tunggu cerita Indah di postingan yang ke-dua ya! Besok Insya Allah postingannya akan terbit! Pokoknya tunggu saja.  Indah Insya Allah akan menjawab pertanyaan yang pernah diberikan kepada Indah. Jangan lupa dibaca biar kamu tahu juga! 🙂 😀

Sampai jumpa di postingan kedua! Jangan lupa!

About the author

Indah Fatmawati

Tagged with: , , , , , , ,

1 response to "Gontor Putri, What It Looks Like? (Part 1)"

  1. Zahra Thania says:

    Indahee!! Kamu kapan balik dari Gonthor? 😀 Ini zee/JAHRA, bentar lagi ATC libur. Aku kangen Indah, mau main+cerita lagi. Kabarin ya ndah 🙂

Leave a reply

Like This Yo!