? Buka Puasa, Bersegeralah! | Indah Islam
7:20 pm - Wednesday August 16, 2017

Buka Puasa, Bersegeralah!

Monday, 7 July 2014, 9:11 | Agama Islam | 0 Comment | 2342 Views
by Indah Fatmawati

buka puasa

Awal Ramadhan! Alhamdulillah masih diberikan kesehatan oleh Allah untuk bisa bertemu dengan bulan yang suci ini. Hmm, lama rasanya tidak menulis setelah beberapa minggu off dengan aktivitas ini karena tidak punya ide yang banyak untuk bisa dikumpulkan menjadi satu. Karena semuanya maish berserak kemana-mana. Tapi alhamdulillah, sekarang bisa mengumpulkannya menjadi satu postingan ini.

Puasa, bukanlah aktivitas yang sulit bagi orang-orang yang sudah terbiasa dengannya. Tapi akan terasa sulit jika tidak terbiasa. Bahkan adzan magribh adalah yang paling dinanti-nanti. Sama halnya seperti anak kecil yang tidak terbiasa dengan berpuasa. Acara di televisi yang paling dirinya tunggu-tunggu adalah adzan magribh.

Nah salah satu yang pelru kita perhatikan adalah berbuka puasa ini. Yaitu, menyegerakannya!

Awal mendengar kata “menyegerakannya” membuat hati sangat senang. Wah kalau gitu kita harus cepat-cepat berbuka? Eits, tunggu dulu. Bukan itu maksudnya, bukan berarti kita bisa buka puasa sebelum waktunya (magribh). Tapi yang dimaksud di sini adalah ketika matahari sudah tenggelam dan adzan magribh berkumandang, maka segeralah berbuka puasa. Kalian enggak perlu nunggu adzannya selesai atau setelah sholat magribh ditunanikan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)
Dalam hadits yang lain disebutkan,

لَا تَزَالُ أُمَّتِى عَلَى سُنَّتِى مَا لَمْ تَنْتَظِرْ بِفِطْرِهَا النُجُوْمَ

Umatku akan senantiasa berada di atas sunnahku (ajaranku) selama tidak menunggu munculnya bintang untuk berbuka puasa.” (HR. Ibnu Hibban 8/277 dan Ibnu Khuzaimah 3/275, sanad shahih).

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada rothb, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air.” (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3/164, hasan shahih)

Tapi sebelum itu, sebelum makan atau minum, kalian seharusnya membaca bismillah dulu ya!

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala (yaitu membaca ‘bismillah’). Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”.” (HR. Abu Ambien Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858, hasan shahih)

Oh iya, kalian tahukan do’a setelah berbuka puasa yang sering kita dengar itu? Rasanya, do’a itu begitu familiar deh. Bahkan di televisi dan radio bisa kamu dengar. Bunyi do’anya seperti ini:

Dari Anas, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka beliau mengucapkan, ‘Bismillah, Allahumma Laka Shumtu Wa Alla Rezekika Aftartu.” (artinya: Dengan nama Allah, Ya Allah karena-Mu aku berbuka puasa dan atas rezeki dari-Mu aku berbuka). (Riwayat Thabrani di kitabnya Mu’jam Shogir, Hal. 189 danMu’jam Auwshath).

Nah ternyata, setelah Indah melakukan re-search kembali (ceilehh, gaya banget ya bahasa Indah >.<). Hadits yang di atas itu dho’if (read: lemah). Kalau kalian tidak percaya padaku, kalian bisa lihat di search engine yufid.com ya! Nah ternyata do’a yang diucapkan setelah buka puasa itu adalah ini:

doa buka puasa

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَفْطَرَ قَالَ « ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ ».

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika telah berbuka mengucapkan: ‘Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya: Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)’.” (HR. Abu Daud no. 2357, hasan)

Nah, jadi ketika kalian berbuka ucapkan bismillah. Kemudian setelah menyantap kurma, air atau makanan kecil lainnya kalian baru baca do’a berbuka puasa itu. Jadi selamat menikmati buka puasanya! Oh iya, buka puasa itu paling enak kalau bareng-bareng lho! Kalau sendirian itu enggak enak (pengalaman pribadi) bahkan kalau mau rame-rame itu di masjid. Wah kerasa deh serunya, terus ta’jilnya gratis lagi.

Eh iya, sedekar berbagi dan mau mengingatkan saja. Menjelang pilpres ini banyak banget lho ta’jil yang dibagikan secra gratis kepada pengguna jalan raya dan trotoar. Tapi di samping pembagian ta’jil ada juga tambahan bonus selembaran kertas yang isinya visi misi capres. Huhu, awal Ramadhan ini begitu ramai dengan pernak pernik pilpres. Ada juga yang masih bombardir di social media tentang jagoannya. Yah lebih baik heboh dengan taddarus dan taddabur qur’an sajalah ya. Semoga Ramadhan kali ini menjadi latihan untuk kita sendiri. Ingat, syaitan itu dibelenggu oleh-Nya! Jadi perbanyaklah amalan-amalan yang baik.

sumber:

yufid.com ; rumaysho.com ; abangdani.wordpress.com

Salam manis,
Indah Fatmawati

About the author

Indah Fatmawati

Tagged with: , , ,

Leave a reply

Like This Yo!