Sejarah Singkat Masjid Istiqlal Jakarta

Masjid Istiqlal adalah masjid yang sudah dibangun sejak zaman Kemerdekaan Indonesia, dan merupakan Masjid terbesar di Indonesia juga Asia Tenggara. Terletak dibekas Taman Wilhelmina, timur laut Lapangan Medan Merdeka, yang tengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas), dipusat ibukota Jakarta.

sejarah masjid istiqlal jakarta
Gambar Masjid Istiqlal Jakarta

Masjid Istiqlal didirikan tahun 1978. Peletakan batu pertamanya dilakukan langsung oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951. Masjid Istiqlal juga mengalami proses renovasi pada tahun 1999. Menjadi simbol toleransi antaragama karena lokasinya yang berseberangan dengan Gereja Katedral.

Berdirinya masjid Istiqlal tidak lepas dari peran para tokoh Islam. Pada tahun 1953, para tokoh Islam terkemuka dan berbagai masyarakat berkumpul dengan tujuan yang sama yaitu mencetuskan ide untuk mendirikan sebuah Masjid. Pada tanggal 7 Desember 1954, terbentuklah yayasan panitia pendirian Masjid. Sebelumnya sudah disepakati nama Istiqlal sebagai nama Masjid, yang dalam bahasa arab berati kemerdekaan.

Pada tahun 1955, panitia pendiri mengadakan sayembara untuk mendapatkan desain ideal masjid yang melambangkan Kemerdekaan Indonesia. Sayembara yang diikuti oleh 30 peserta ini, diseleksi secara bertahap dan terakhir diambil 5 peserta yang terbaik dan memenuhi syarat. Dari kelima itu pilihan terbaik jatuh kepada arsitek Kristen Protestan dari Batak yang bernama Frederich Silaban.

Dengan gaya arsitektur modern, internasional. Pembangunannya memakan waktu kurang lebih 17 tahun, terhitung sejak tahun 1962 saat pemerintahan Ir. Soekarno sampai tahun 1978 era kepemimpinan Soeharto.

Masjid Istiqlal dibangun 5 lantai diatas tanah seluas kurang lebih 9,5 hektare. Terdiri dari beberapa bagian, antara lain gedung utama, gedung pendahuluan, teras raksasa, menara, dan lantai dasar. Pada lantai utama terdapat 12 pilar sebagai simbol tanggal lahir Nabi Muhammad saw, yakni 12 Rabi'ul Awwal. Pilar tersebut menyangga kubah utama masjid dengan diameter sepanjang 45 meter sebagai pengingat tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Disisinya tertulis ayat kursi dan surah Al Ikhlas.

Bagian depan lantai utama dihiasi dengan marmer dan kaligrafi. Sementara bagian kiri dan kanan terdapat lafadz Allah dan Muhammad. Diruangan bagian tengah terdapat mihrab dan mimbar yang biasa digunakan saat shalat jumat ataupun shalat 'ied, tepat diatasnya terdapat kaligrafi dua kalimat syahadat. Gedung pendahuluan terletak dibagian belakang lantai utama yang masuk dalam bagian gedung induk. Gedung pendahuluan selain berfungsi sebagai penghubung lantai atas juga sebagai tempat ibadah.

Yang paling menarik adalah bagian ini dilengkapi kubah dengan diameter sepanjang 8 meter, yang mengingatkan akan bulan Kemerdekaan Indonesia. Ada bagian tempat favorit anak-anak yaitu teras raksasa, yang mempunyai luas lebih dari 19.000 meter persegi. Selain untuk sholat, apabila lantai utama penuh juga sering dipakai untuk kegiatan seperti latihan manasik haji anak-anak, membaca Al Qur'an, dan kegiatan bermanfaat lainnya.

Dari teras raksasa akan terlihat menara masjid yang tingginya mencapai 6.666 cm. Angka yang diambil dari jumlah ayat Al Qur'an. Bagian puncaknya terbuat dari baja tahan karat seberat 28 ton dan tinggi mencapai 30 meter. Bentuknya sengaja dibuat berlubang-lubang, yang bertujuan untuk mengurangi tekanan dan hembusan angin. Pada awal pembangunan, menara berfungsi sebagai tempat mengumandangkan adzan. Tetapi sekarang berubah menjadi tempat pengeras suara agar gema adzan bisa terdengar disekitar masjid.

     Selain digunakan untuk tempat sholat, masjid Istiqlal juga digunakan untuk kegiatan lainnya juga. Seperti pengajian, tabligh akbar, peringatan hari besar Islam, dan lain-lain. Masjid Istiqlal juga menjadi tempat bersatunya umat yang penuh kasih, saling bertoleransi, menghormati, dan saling menghargai antar sesama agama bangsa Indonesia.

Belum ada Komentar untuk "Sejarah Singkat Masjid Istiqlal Jakarta"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel